Awas, diabetes mampu pengaruhi kesuburan

Awas, diabetes mampu pengaruhi kesuburan
Ketika pasangan sudah mencoba mempunyai anak selama 12 bulan tanpa memakai kontrasepsi namun gagal, peneliti memasukkan ini dalam kriteria 'tidak fertile'. Salah satu kondisi yang bisa membuahkan ketidaksuburan dalam pria dan perempuan adalah diabetes.

Wanita yang mempunyai diabetes, tipe-1 juga tipe-2, biasanya mengalami menstruasi pertama terlambat daripada perempuan lain yang tidak mempunyai diabetes. Sebaliknya, buat urusan menopause, perempuan yang mempunyai diabetes justru lebih cepat mengalami menopause dibandingkan dengan perempuan yang tidak mempunyai diabetes. Hal ini akhirnya menyampaikan sedikit waktu fertile dan mengurangi kesempatan bagi perempuan yang mempunyai diabetes buat mempunyai keturunan.

Insulin yang mempengaruhi gula darah dan kecenderungan diabetes dalam seseorang juga termasuk hormon. Sehingga kemungkinan pasien diabetes juga mengalami hormon yang tidak seimbang, termasuk hormon estrogen, progesteron, atau testosteron.

Hormon-hormon ini berperan krusial bagi proses reproduksi dan mempunyai aneka macam macam efek kalau bermasalah. Beberapa di antaranya adalah kista di ovarium, disfungsi birahi, dan ketidaksuburan, baik dalam pria juga perempuan.

Selain itu, yang perlu diwaspadai adalah kecenderungan perempuan yang mempunyai diabetes buat mengalami keguguran. Hal ini disebabkan sang tingginya tingkat gula darah yang beracun bagi perkembangan janin, mirip dilansir sang Health Me Up (01/05).

"Kerusakan DNA dalam sperma pria yang mempunyai diabetes lebih akbar daripada sperma pria yang tidak mempunyai diabetes. Hal ini membuahkan pria yang mempunyai diabetes kurang fertile," celoteh kepala peneliti Dr Ishola Agbaje berdasarkan Reproductive Medicine research Group di Queen's University. [kun]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat