Hewan juga bisa terserang disfungsi birahi

Hewan juga bisa terserang disfungsi birahi
Melalui bukunya, kardiolog Dr. Barbara Natterson-Horowitz membeberkan aneka macam penyakit manusia yang pula mampu diderita oleh fauna. Buku yang berjudul Zoobiquity: What Animals Can Teach Us about Health and the Science of Healing tersebut salah satunya menginformasikan fauna pula mampu terkena disfungsi ereksi.

Lantas penyakit apa lagi yang mampu diderita baik fauna maupun manusia? Simak selengkapnya seperti yang dilansir berasal ABC News (26/06) berikut ini.

Penyakit jantung
Jika penyakit jantung pada manusia identik beserta emosi tinggi dan kondisi kematian mendadak, penyakit jantung yang diderita fauna disebabkan karena gangguan yang terjadi pada sekitar jantung. Hewan yang mampu terserang penyakit jantung merupakan mamalia, reptil, dan serangga.

Kanker payudara
Menurut Dr. Natterson-Horowitz, beberapa masalah kanker payudara pula ditemukan pada mamalia liar, namun sapi atau kambing yang dipelihara jarang terkena penyakit ini.

Kanker kulit
Seekor badak pun ditemukan terkena kanker kulit yang paling generik, yaitu squamous cell carcinoma, pada bagian tanduknya. Demi kesembuhan si badak, operasi pengangkatan tanduk harus dilakukan untuk menghindari penyebaran kanker.

Osteosarcoma
Osteosarcoma merupakan salah satu jenis kanker tulang yang paling generik yang pula mampu menyerang anjing. Hewan lain yang mampu terkena osteosarcoma merupakan serigala, beruang, unta, beberapa reptil, ikan, dan burung.

Obesitas dan diabetes
Kedua penyakit tersebut relatif generik diderita manusia. Namun fauna pada kebun binatang yang menerima makanan yang sudah dimodifikasi pula mampu terserang obesitas dan diabetes.

Penyakit kelamin
Koala merupakan fauna yang mampu terserang penyakit kelamin menular, yaitu infeksi Chlamydia. Sementara itu lumba-lumba mampu terserang kutil, baboon terkena herpes, serta kelinci menderita sifilis.

Disfungsi ereksi
Sama seperti manusia, kuda ternyata pula mampu terserang disfungsi ereksi, namun sayangnya tak ada obat seperti Viagra yang mampu merangsang kemaluan mereka.

Ketika manusia terserang penyakit, kita masih mampu merasakan dan berusaha mengobatinya beserta berkonsultasi beserta dokter. Namun ketika fauna yang sakit, itu merupakan tugas para dokter fauna untuk lebih teliti dan peka terhadap keadaan mereka. Kasihan pula ya… [riz]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp chat